· Rumput.
Hidupnya itu selalu dan untuk selamanya dibawah bersama tanah. Jika tanah kering, sang rumputpun mengalami
kekeringan mungkin saja mati. Jika tanah subur, sang rumputpun begitu. Mereka
merupakan 1pasangan setia. Akan tetapi kesetiaan itu akan ternodai apabila sang
rumput mati karna terinjak oleh yg lebih
besar darinya. Pada saat itu, tanah tak mungkin ikut mati karna bukan kodratnya
mati dipijak. Kematian tanah selalu ditahan oleh sang rumput. Disaat sang
rumput mati meninggalakan tanah, tanah yang subur akan menemukan pengganti sang
rumput dengan menumbuhkan rumput yang sama. Egois, kejam, ya tanah memang egois
dan kejam. Tanah tak pernah berfikir panjang untuk menumbuhkan pengganti sang
rumput. Kufikir, kaulah tanah itu. Yang terlalu egois dan kejam menggantikanku
dengan yang lain. Aku yang mati terinjak oleh kebencian dihatimu. Aku yang rela
mati karna melindungimu dari pijakan itu. Tapi... bagaimana denganmu? Akulah
rumput yang mati sia-sia dihidupmu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar