Senin, 14 Oktober 2013

I'm Your Angel

Mereka tahu kau itu bukan seorang pangeran di negri dongeng yang mendapatkan semua hal yang kau mau.
Mereka tahu kau bukan seorang raja yang dapat berkuasa atas segala hal.
Mereka tahu you're not a superhero yang selalu datang menyelamatkan dunia.
Tapi mereka tak tahu jika kau bersama ku, aku bisa menjadikan semua yang mereka tahu~

Semua itu takkan terjadi. Meskipun aku ada disini bertahan untuk membuat itu terjadi. Kau masih menyimpan rapi kunci hatimu yang telah kau tutup rapat. Bukan tak ada yang berusaha membukanya, banyak.. Sangat banyak yang berusaha keras untuk itu, hatimu. Tetapi semua percuma. Entah keajaiban apa yang mampu membuka itu. Tak ada satu orangpun yang tau jenis apa keajaiban itu.

Mereka melihatmu bahagia, hidupmu sempurna. Tetapi mereka tak tahu apa yang kau rasakan. Disana, kau tampak dihantui oleh kesepian yang tak kunjung musnah. Lama sekali hantu itu menetap di jiwamu. Dan sama seperti dengan hatimu, tak pernah ada orang yang bisa menyembuhkan jiwamu.

Aku mengerti aku bukan ibu peri yang datang penuh dengan keajaiban. Memutar-mutar tongkatnya dan crriingg... tongkat itu mengeluarkan butir-butir kilauan dan pemintaanmu terkabulkan. Bukan, itu bukan aku. Tapi aku hanya seseorang yang sedang mencoba untukku menjadi malaikat yang selalu menjagamu, menemanimu, bahkan membawa berjuta-juta warna kebahagiaan untukmu. Ya, aku disini untukmu. Seorang malaikat yang menunggu penuh arti atas kesadaranmu bahwa 'aku disini!! Lihat dan anggap aku!'

Aku penat. Kepenatan yang selama ini ku pendam telah meluap dari wadahnya. Selalu menunggumu tanpa pernah kau menganggapku ada adalah satu alasan yang membuat wadah itu penuh dengan kejenuhan tak beralasan. Entah karna aku yang terlalu bodoh, atau memang aku ditakdirkan hanya menjadi malaikatmu bukan kekasihmu. Hati itu, hati yang selama ini aku nantikan akan menerima keberadaanku, hati yang selama ini membeku, selama ini terkunci,  perlahan terbuka sedikit demi sedikit begitupun dengan jiwamu yang mulai membaik. Bukan aku orangnya, aku hanya orang yg menunggumu. Dialah orang yang beruntung telah memenangkan hatimu.

Tetapi aku adalah malaikat. Bagaimana bisa aku meninggalkan kau dalam keadaan terpuruk di setiap waktu. Tidak, aku telah berjanji untuk tak meninggalkanmu. Walaupun hanya kepedihan yang ku dapat, tetapi aku bersyukur telah dapat membuatmu menemukan sebagian kecil dari kebahagianmu. Dan aku, selalu menjadi malaikatmu. Meskipun kau selalu tak menganggapku ada.

--

Tidak ada komentar:

Posting Komentar