Dalam pengertian kimia, ada yang
namanya katalis. Katalis adalah zat ketiga yang dapat membantu lancarnya reaksi
antara kedua zat yang ingin bereaksi~
Zat. Satu kata yang aku misalkan
kita. Ralat, maksudku 2 zat yang bereaksi menjadi satu, kita. Jika tidak ada katalis
diantara kita, entahla. Mungkin hingga nafas ini berhembus sebutan kita itu
takkan pernah ada.
Katalis yang menyatukan kita
merupakan zat yang ganas mungkin. Pada awal saat katalis itu datang, katalis
itu hanya menyatukan antara dirinya dan engkau. Bukan untuk menyatukan kita.
Apakah dia bodoh? Apakah dia tak
memahami tujuan atas kehadirannya? Atau, kalisata ini tak merasa jika ia adalah
sebuh zat yang akan menyatukan kita?
Katalis yang bodoh itu sangat
egois. Dia mengenalku, mengenalmu juga. Dan dia juga tau jika kau dan aku ingin
menjadi kita. Tapi dia tak membantu menumbuhkan kata 'kita' itu. Lelah rasanya
menginggatkan dia akan dirinya. Dia tak pernah mengerti, dia selalu
membangkang.
Apa mungkin harus ada katalis yang
lain untuk membantuku?
Ya! Pemikiranku itu terwujud. Katalis
yang berniat untuk membantu mewujudkan kata 'kita' itu hadir. Hadir untuk kita
hingga pada akhirnya kita menyatu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar