Senin, 04 November 2013

What should I do?

·       Aku mendatangi setangkai bunga dan bertanya
“Apa yang terjadi jika kau hanya sendirian di dunia ini?”.
Lalu bunga itu menjawab “Aku akan mati”.
“Lalu, saat ini kau sendirian. Mengapa kau tak mati?”.
“Aku akan mati jika aku benar-benar sendirian. Untuk saat ini, aku bertahan karna adanya hujan yang memberiku air kehidupan. Dan juga matahari dan bulan  yang memberiku seberkas sinar harapan.  Mereka memang tak terlihat dan tak berada disampingku selamanya. Namun, jika mereka semua hilang, aku akan mati.”
“Lalu, bagaimana denganku? Dahulu aku memiliki pot yang menampungku. Tetapi ia sudah tiada. Dan sekarang aku hanya memiliki hujan, matahari dan juga bulan yang ada, tetapi tak pernah ada. Mereka tak pernah membantuku untuk bertahan. Mengapa sampai saat ini aku masih ada di dunia ini? Lalu apa guna mereka ada untukku?”.
“Mungkin saja mereka akan membantumu saat kau sudah mati. Kau bisa bertahan sampai saat ini karna besarnya harapan mereka agar kau bertahan. Mereka memang tak berguna untukmu saat ini, tetapi mereka akan berguna untukmu nanti.”
“Kalau begitu, lebih baik aku mati saja agar mereka dapat berguna. Itu akan sama sajakan? Bahkan lebih baik lagi. Lalu, bagaimana jadinya kau jika kau seperti aku? Apa yang akan terjadi padamu? Apa yang akan kau katakan pada mereka?”
“Jika aku sepertimu, aku lebih memilih mati dan aku akan mengatakan jangan berharap untukku jika kalian sama sekali tak ada untukku. Semua itu akan sia-sia jika aku mengakhiri semuanya”
“Tetapi kau harus bersyukur karna kau tak akan pernah mengalami itu. Karna kau memiliki hujan, matahari dan bulan yang selalu membuat kau bertahan. Aku percaya mereka takkan hilang. Dan aku juga percaya, aku akan mengalami apa yang kau katakan tadi.”
“Ya. Dan satu hal yang dapat kau lakukan sebelum kau mati adalah, katakan pada mereka bahwa kau membutuhkan mereka. Kau tak harus mengatakan itu sekarang. Tetapi kau dapat mengatakan itu ketika kau sudah siap untuk menerima kedatangan mereka untuk membantumu.”
“Baiklah. Terimakasih atas saranmu. Tetapi aku tidak tau berapa lama aku akan siap menerima mereka, aku lebih memilih menunggu mereka sadar akan tugas mereka untukku. Walaupun aku harus menunggu mereka sampai aku sudah mati sekalipun.”
“Sungguh mulia”

Tidak ada komentar:

Posting Komentar