Jumat, 03 Januari 2014

Cause of You


Aku sangat menikmati setiap detik yang berlalu untuk ini. Untuk sebuah perjalan yang sangat mempesona. Untuk sebuah kebersamaan yang tak pernah ada habisnya.

Aku bahkan terlalu takut untuk memejamkan mata. Aku takut saat aku membuka mataku kembali, kau sudah lenyap. Aku takut akan terbangun dari imajinasiku. Aku belum siap untuk kembali ke dunia nyata yang menghakimiku dengan tak adil  dan kehilangan semua kebahagiaan ini.

Sejak adanya engkau, malamku menjadi semakin panjang. Seolah-olah sang bulan ingin bersamaku lebih lama lagi. Dikarnakan aku selalu bersamamu jika sang bulan sedang tertidur.

Aaaahhh.. Aku tak tau lagi harus bagaimana mengatakannya. Sungguh,  kau yang kunantikan selama ini. Menemaniku dan mengisi seluruh kekosongan yg ada. Cukup lega dengan adanya dirimu. Kehampaan dan kehambaran hidupku berangsur pergi untuk kembali. Aku sadar, aku bukan hidup di dunia yang nyata saat ini. Tapi bisakah aku memohon agar sang waktu membuat ini lebih lama lagi?

Lebih lama tenggelam dalam imajinasi yang sederhana. Kesederhanaan yang membuatnya menjadi rumit sehingga aku tak sanggup untuk pergi. Bisakah aku menghentikan waktu dan membuatmu kembali? Aku hanya ingin berterima kasih atas semuanya. Atas kesemuan yang sangat berarti ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar