Aku
sangat menikmati setiap detik yang berlalu untuk ini. Untuk sebuah perjalan
yang sangat mempesona. Untuk sebuah kebersamaan yang tak pernah ada habisnya.
Aku
bahkan terlalu takut untuk memejamkan mata. Aku takut saat aku membuka mataku
kembali, kau sudah lenyap. Aku takut akan terbangun dari imajinasiku. Aku belum
siap untuk kembali ke dunia nyata yang menghakimiku dengan tak adil dan kehilangan semua kebahagiaan ini.
Sejak
adanya engkau, malamku menjadi semakin panjang. Seolah-olah sang bulan ingin
bersamaku lebih lama lagi. Dikarnakan aku selalu bersamamu jika sang bulan
sedang tertidur.
Aaaahhh..
Aku tak tau lagi harus bagaimana mengatakannya. Sungguh, kau yang kunantikan selama ini. Menemaniku
dan mengisi seluruh kekosongan yg ada. Cukup lega dengan adanya dirimu.
Kehampaan dan kehambaran hidupku berangsur pergi untuk kembali. Aku sadar, aku
bukan hidup di dunia yang nyata saat ini. Tapi bisakah aku memohon agar sang
waktu membuat ini lebih lama lagi?
Lebih
lama tenggelam dalam imajinasi yang sederhana. Kesederhanaan yang membuatnya
menjadi rumit sehingga aku tak sanggup untuk pergi. Bisakah aku menghentikan
waktu dan membuatmu kembali? Aku hanya ingin berterima kasih atas semuanya.
Atas kesemuan yang sangat berarti ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar