Sabtu, 04 Oktober 2014

megapa selalu aku?



Bagaimana caranya menjadi seseorang yang acuh?
Bagaimana caranya menjadi orang yang tega meninggalkan?
Bagaimana caranya menjadi orang yang tegar?
Mengapa selalu aku yang dipermainkan? Mengapa aku tak bisa mempermainkan?

Tuhan, aku sungguh lelah dengan semua ini. Mungkin kau telah bosan mendengarku mengeluh tentang hal yang sama di tiap waktu. Mungkin Kau akan murka padaku karna aku selalu bodoh, mau terjatuh di lubang yang sama berulang kali.

Aku minta ampun Tuhan, demi apapun, aku tak mau menjadi sangat menyedihkan seperti ini. Aku percaya, sangat  percaya, hanya Engkau yang mengerti betapa hancurnya hati ini tiap kali keturunan Adam yang datang lalu pergi hilang begitu saja kemudian menyakitiku.

Aku mohon Tuhan, hentikan semua ini. Tuntun hati ini agar dapat melihat lelaki yang benar-benar menyayangiku. Tuntun hati ini agar tak terlalu mudah untuk menyayangi. Jagalah lelaki yang kusayangi hanya untukku. Kebalkan hati ini dari orang-orang yang ingin menyakitiku.

Untuk lelaki diluar sana, aku menyayangimu. Siapapun engkau, bagaimanapun engkau, aku dapat menerimanya.  Ku mohon, jangan datang untuk menyakitiku. Hati ini sudah terlalu hancur untuk kau hancurkan. Datanglah pada orang lain jika memang bukan aku yang kau inginkan, kembalilah padaku bila kau sudah tau akulah orangnya. Aku minta maaf jika aku tampak sangat menyedihkan saat menyambutmu. Tapi percayalah, aku menyayangimu. Dan kau harus tahu itu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar