Rabu, 01 Oktober 2014

masih kisah yang sama

untuk kesekian kalinya rasa yang sama selalu datang di tiap-tiap orang berbeda yang hadir dengannya.
datang, mengemis cinta, berjuang untuk mendapatkan cinta, setelah berhasil menaklukkannya, dia pergi. hilang. berubah.
kecewa? ya
sedih? ya
kehilangan? sangat

ku fikir, dialah orang terakhir yang akan menyakitiku.
setelahnya, aku akan merasa jera dengan kesakitan yang sama sebelum-sebelumnya dan takut untuk jatuh cinta lagi. dan aku akan mulai menyaring orang yang ingin merebut hati ini.
aku tak ingin menjadi keledai bodoh yang selalu terjatuh di satu lubang yang sama.

tapi apa nyatanya?
ketika kau datang, tidak ada apa-apanya.
bahkan secuil getaranpun tiada.
kuakui perjuanganmu agar kita berkomunikasi sangat besar. kau bahkan tak menyerah sebelum mendapatkannya.
kenyataannya sekarang adalah, aku jatuh cinta padamu.
tapi entah apa yang terjadi, kedekatan yang baik-baik saja berubah menjadi jarak yang membuat aku merasa kehilangan yang teramat sangat.
ku kira kaulah orangnya. orang yang akan menutup lubang-lubang itu agar keledai bodoh ini tak kembali jatuh.
tapi apa?
bahkan kau membuat lubang yang baru agar aku kembali terjatuh.

kau mendekatiku, kita berdekatan, kau meninggalkanku, aku yang malang. itu yang ku tahu.
masih tentang kisah yang sama, perempuan bodoh yang terlalu menyayangi kemudian tersakiti.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar