Selepas kau
pergi
Tinggalah disini
ku sendiri
Ku merasakan
sesuatu yang tlah hilang di dalam hidupku
Dalam lubuk
hatimu
Kuyakin kaupun
sebenarnya tak inginkan lepas dariku
Taukah kau kini
kuterluka
Bantu aku
membencimu
Ku terlalu
mencintaimu
Dirimu begitu bertarti
untukku
Kau telah
mencinta dan dicintai kekasihmu
Ini tak adil
bagiku, hilanglah damba tinggallah hampa - (laluna – selepas kau pergi)
Kau sempat
ucapkan pisah, saat kau beranjak pergi
Tapi perasaanku
tak berpaling darimu
Kau ucapkan
jangan pergi, saat ku datang kembali
Tapi luka ini
tlah membeku tak mencair
Taukah kamu
semalam tadi aku menangis
Mengingatmu,
mengenangmu
Mungkin hatiku
terluka dalam
Atau selalu
terukiran kenangan kita - (audy – menangis semalam)
Selesai
Akhirnya
aku berada di batasnya
Terlalu
banyak yang ku pendam tanpa seorangpun tau
Terlalu
banyak perih hati yang takkan ada yang tau apa rasanya
Terlalu
bosan untuk menangisimu karna kebohohanku masih bertahan padamu
Aku
akhiri semua, kita lupakan janji itu
Seharusnya bukan hari ini,
ataupun besok atau kapanpun. Seharusnya
hari ini tak pernah ada
Seharusnya
aku tak perlu meminta hal yang paling aku tahankan
Lepaskan
daripada memaksakan
Ikhlaskan
daripada menyakitkan
Relakan
daripada harus berjuang sendirian
Kita
sudah menunjukkan pada mereka kita bisa bertahan meskipun mereka menghadang
kita dulu
Kita
melewati bersama-sama tembok yang mereka buat untuk kita
Kita
mendengar caci-maki mereka dan bersama-sama untuk tak mendengarnya lagi
Kamu
alasanku untuk kuat saat semua orang menyerang kita
Kamu
alasanku untuk tetap mempertahankan kita
Tapi
sekarang seolah-olah aku melupakan perjuangan kita untuk menyelesaikan itu
semua
Sekarang
seperti kita belum melakukan apapun, sampai-sampai dengan semudah itu aku
meminta kamu pergi, tinggalkan aku
Sekarang
seperti tiada kenangan yang pantas untuk ku kenang setelah kamu pergi
Kita
punya kenangan bukan? Haha indah
Makasih
untuk kasih sayangmu selama ini, untuk waktumu, kesabaranmu, perhatianmu,
kebaikanmu, nasihatmu, beberapa kali dinyanyikan lagu kesukaanku, untuk tetap
ada untukku, untuk selalu menemaniku, untuk tingkahmu yg buat aku bete,
kejailanmu yang buat aku kesal, candaanmu yang buat aku ketawa , kepergian
kalian yang buat aku nangis, untuk kata maafmu karna hal sepele, untuk semua yang
kamu kasih ke aku baik itu senang atau susah, baik atau buruk, bahagia atau
sedih.
Aku
bahagia atas kalian. Kalian serasi, dan seharusnya tak pernah ada orang ketiga
di antara kalian. Seharusnya aku tak harus mencuri perhatianmu darinya.
Seharusnya aku tak perlu mecurimu darinya. Aku pantas untuk merasa sesakit ini,
karna aku jahat telah menyakiti dia meskipun dia tidak mengetahuinya. Jangan
perdulikan air mataku malam ini atau untuk seterusnya. Air mataku esok bukan
karnamu, tapi karna kebodohanku melepasmu pergi. Iin sayang kamu
No
more kisses
No
more hugs
No
more say heii or babaaayy
No
more “I’m sorry”
No
more stupid fights
There
is no more us
Betapa ku
mengerti sbagai selingkuhanmu, ku harus menjalani ikatan yang tersembunyi
Ku mencoba
bertahan meskipun menyakitkan tak menyisakan sebuah sesal dihatiku
Selama aku bisa
membuatmu bahagia, berpaling ku tak mungkin singgah di hati yang lain
Sebatas
harapanku mohon perngertianmu bahwa ku ingin memilikimu seutuhnya
Seiring berlalu
bergulirnya waktu membuka rahasia diantara kita
Pastinya kan ada
hati yang terluka tak menerima semua keadaan yg ada
Mungkin ku relakan untuk kau tinggalkan diriku
disini harus mengakhiri
Aku yang merasa
lelah kan menyerah karna tak selamanya selingkuh itu indah - (merpati band –
tak selamanya selingkuh itu indah)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar