Kamis, 16 April 2015

ending

Perpisahanpun tak terhindarkan, hari yang paling ku takuti telah lewat
Semua telah berubah. Bukan berarti kita kembali di saat bukan apa-apa
Kita berada di fase dimana kita, semua adalah asing
Sudah berbulan-bulan dari berakhirnya kita, berbulan-bulan dari tragedi itu
Bahkan kamu tidak bisa untuk melupakannya dan bersikap biasa saja padaku
Sebegitu bencikah kamu padaku?
Sebegitu hinanya aku sampai kamu harus menjauhiku?
Sebegitu menyesalkah kamu sempat mengenalku? Sampai -sampai kamu tidak lagi melihatku, tidak lagi menyapaku
Kemarin adalah hari terakhirku melihatmu, setelahnya aku akan menutup mata dan menjalani semua tanpamu, apapun itu tentangmu

Aku benar-benar kehilanganmu
Aku masih saja menangis pilu saat menulis tentangmu. Mungkin kamu berfikir ini berlebihan. Tapi inilah satu-satunya cara aku meluapkan betapa rindunya aku padamu
Karnamu aku tahu apa artinya sakit, cemburu, cinta, bahagia, sedih, kehilangan
Banyak pelajaran yang ku dapat darimu
Karnamu juga, hatiku beku, bertekad untuk tak membukanya sampai ada yg bisa mencairkannya
Belum ada yang bisa menggantikanmu, kkiii. Kalaupun ada, dia adalah korban dari kejahatan yang kulakukan.
Aku rindu kamu
Aku mau peluk kamu
Aku mau ditatap kamu
Betapa perihnya ketika kenangan kita terbayang melintas di pikiranku
Bagaimana aku tertawa karnamu, bagaimana aku bete karnamu, bagaimana aku menangis karnamu
Semua masih terekam jelas
Bagaimana kita bertengkar hebat kemarin itu, bagaimana sikap dinginmu padaku karna tragedi itu, bagaimana kerasnya bahumu menabrak lenganku
Semuanya menyakitkan , sangat menyakitkan

Takkan ada yang mengerti mengapa aku begitu kehilangan kamu
Semua bertanya padaku, dimana kamu? Mengapa kamu lama tak terlihat? Mengapa kita tak tampak bersama lagi?
Mereka tak mengerti apa yang terjadi. Mereka tidak akan pernah tau apa yang telah terjadi.
Dimana kamu? Kamu sedang menghindariku
Mengapa kamu lama tak terlihat? Karna kamu sibuk dengan gadismu
Mengapa kita tak tampak bersama lagi? Karna kamu membenciku dan tak ingin bertemu denganku lagi
Ya Tuhan... Kau-lah yang membuat semua terjadi. Kau yang mempertemukan kami, Kau yang memisahkan kami. Waktu pertemuan dan perpisah kami tidak tepat Tuhan...
Meskipun begitu, aku bersyukur Kau tlah mengenalkan aku dengannya, lelaki hebat yang bisa menyayangiku meski aku tidak tau apakah dia menyayangiku, lelaki hebat yang bisa membuatku sehancur ini.
Terima kasih ya Allah Kau telah mengembalikan dia dengan wanita itu
Terima kasih Kau telah membuat wanita itu kembali mempercayayi dan menyayangi dia lagi
Aku tak menyesal dengan apapun yang telah Kau berikan


Kkii, makasih buat semuanya. Aku sayang kamu, sampai waktu mengikis habis rasa itu. Aku bahagia kita dipertemukan, aku bahagia kita di pisahkan. Inilah jalannya bagaimana kamu bisa mengingkari janji itu. Aku kangen kamu

Tidak ada komentar:

Posting Komentar