Perpisahanpun tak terhindarkan, hari yang paling ku
takuti telah lewat
Semua telah berubah. Bukan berarti kita kembali di saat
bukan apa-apa
Kita berada di fase dimana kita, semua adalah asing
Sudah berbulan-bulan dari berakhirnya kita, berbulan-bulan
dari tragedi itu
Bahkan kamu tidak bisa untuk melupakannya dan bersikap
biasa saja padaku
Sebegitu bencikah kamu padaku?
Sebegitu hinanya aku sampai kamu harus menjauhiku?
Sebegitu menyesalkah kamu sempat mengenalku? Sampai -sampai
kamu tidak lagi melihatku, tidak lagi menyapaku
Kemarin adalah hari terakhirku melihatmu, setelahnya aku
akan menutup mata dan menjalani semua tanpamu, apapun itu tentangmu
Aku benar-benar kehilanganmu
Aku masih saja menangis pilu saat menulis tentangmu. Mungkin
kamu berfikir ini berlebihan. Tapi inilah satu-satunya cara aku meluapkan
betapa rindunya aku padamu
Karnamu aku tahu apa artinya sakit, cemburu, cinta,
bahagia, sedih, kehilangan
Banyak pelajaran yang ku dapat darimu
Karnamu juga, hatiku beku, bertekad untuk tak membukanya
sampai ada yg bisa mencairkannya
Belum ada yang bisa
menggantikanmu, kkiii. Kalaupun ada, dia adalah korban dari kejahatan yang
kulakukan.
Aku rindu kamu
Aku mau peluk kamu
Aku mau ditatap kamu
Betapa perihnya ketika kenangan
kita terbayang melintas di pikiranku
Bagaimana aku tertawa karnamu,
bagaimana aku bete karnamu, bagaimana aku menangis karnamu
Semua masih terekam jelas
Bagaimana kita bertengkar hebat
kemarin itu, bagaimana sikap dinginmu padaku karna tragedi itu, bagaimana
kerasnya bahumu menabrak lenganku
Semuanya menyakitkan , sangat
menyakitkan
Takkan ada yang mengerti
mengapa aku begitu kehilangan kamu
Semua bertanya padaku, dimana
kamu? Mengapa kamu lama tak terlihat? Mengapa kita tak tampak bersama lagi?
Mereka tak mengerti apa yang
terjadi. Mereka tidak akan pernah tau apa yang telah terjadi.
Dimana kamu? Kamu sedang
menghindariku
Mengapa kamu lama tak terlihat?
Karna kamu sibuk dengan gadismu
Mengapa kita tak tampak bersama
lagi? Karna kamu membenciku dan tak ingin bertemu denganku lagi
Ya Tuhan... Kau-lah yang
membuat semua terjadi. Kau yang mempertemukan kami, Kau yang memisahkan kami. Waktu
pertemuan dan perpisah kami tidak tepat Tuhan...
Meskipun begitu, aku bersyukur
Kau tlah mengenalkan aku dengannya, lelaki hebat yang bisa menyayangiku meski
aku tidak tau apakah dia menyayangiku, lelaki hebat yang bisa membuatku
sehancur ini.
Terima kasih ya Allah Kau telah
mengembalikan dia dengan wanita itu
Terima kasih Kau telah membuat
wanita itu kembali mempercayayi dan menyayangi dia lagi
Aku tak menyesal dengan apapun
yang telah Kau berikan
Kkii, makasih buat semuanya. Aku
sayang kamu, sampai waktu mengikis habis rasa itu. Aku bahagia kita
dipertemukan, aku bahagia kita di pisahkan. Inilah jalannya bagaimana kamu bisa
mengingkari janji itu. Aku kangen kamu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar